BERITA  

Wabup Ahmad Fadly Dorong Sentra IKM Tomat dan Cabai Jadi Motor Nilai Tambah Hortikultura Tanah Datar

Tanah Datar, Shootlinenews — Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menegaskan pentingnya peningkatan kualitas bahan baku, penguatan merek produk, dan manajemen usaha dalam pengembangan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) olahan hortikultura tomat dan cabai di Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung sentra IKM tersebut, Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Fadly melihat proses produksi sekaligus berdiskusi dengan pengelola sentra, perangkat daerah, serta pengurus koperasi yang menjalankan operasional produksi. Menurutnya, keberadaan sentra IKM menjadi investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Setelah melihat langsung proses produksi dan berdiskusi dengan pihak terkait, kami melihat kualitas bahan baku harus benar-benar terjaga. Selain itu, merek produk dan manajemen pengelolaan yang baik juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing usaha,” ujar Ahmad Fadly.

Ia menambahkan, fasilitas yang telah tersedia harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha kecil, khususnya yang bergerak di sektor hortikultura. Karena itu, ia mengajak camat dan wali nagari di seluruh Tanah Datar untuk mendorong pemanfaatan Sentra IKM secara bersama-sama.

Menurutnya, sentra tersebut memiliki potensi besar untuk mengolah hasil pertanian menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti saus tomat, saus sambal, cabai giling, dan aneka produk olahan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerin) Tanah Datar Nusyirwan menjelaskan bahwa Sentra IKM dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sedangkan kegiatan produksi dijalankan oleh koperasi pengelola. Saat ini, produk saus tomat yang dihasilkan telah dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku UMKM di Tanah Datar.

“Produksi saus tomat terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pelaku UMKM. Namun kapasitas produksi masih terbatas dan belum bisa dilakukan dalam skala besar karena keterbatasan modal serta jumlah pesanan yang masih terbatas,” jelasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Kepala Dinas PMDPPKB Herison, Camat Salimpaung Kartoni, wali nagari se-Kecamatan Salimpaung, serta pengurus koperasi pengelola Sentra IKM Hortikultura. Kunjungan itu diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pengembangan industri pengolahan hasil pertanian guna meningkatkan nilai ekonomi komoditas hortikultura di Tanah Datar.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *