BERITA  

Wujudkan Transparansi, Taufik Terpilih Jadi Kepala Dusun Ar-Rahim dalam Musyawarah Warga

Aceh Tamiang, Shootlinenews.com — Suasana Masjid Babul Huda di Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, tampak ramai pada Jumat malam (10/4/2026). Masyarakat Dusun Ar-Rahim berkumpul untuk menentukan pemimpin baru mereka melalui jalur musyawarah mufakat. Tepat pukul 21.30 WIB, Taufik resmi ditetapkan sebagai Kepala Dusun (Kadus-Red) Ar-Rahim terpilih.

Harapan Warga: Jangan Tebang Pilih

Keinginan kuat akan perubahan disuarakan oleh kaum perempuan. Inar, salah satu perwakilan warga Dusun Ar-Rahim, menegaskan bahwa masyarakat merindukan sosok pemimpin yang mengayomi semua lapisan tanpa memandang status sosial.

“Kami berharap Pak Kadus yang baru ini tidak tebang pilih dalam urusan apa pun. Baik itu pembagian bantuan sosial maupun pengurusan administrasi, tolong dipermudah dan dipercepat. Kami ingin semua warga dirangkul secara adil,” ujar Inar saat memberikan konfirmasi di lokasi kegiatan.

Ujian Kepemimpinan dan Pelayanan

Dalam sambutannya, Datok Penghulu Kota Lintang, Muhammad Fadil, S.Pd menegaskan bahwa jabatan Kepala Dusun bukan sekadar urusan administrasi, melainkan ujung tombak penyelesaian masalah sosial di masyarakat. Ia meminta Kadus terpilih untuk mandiri dalam menangani konflik internal warga.

“Menjadi kepala dusun bukan sekadar jabatan formal, melainkan ujian kemampuan dalam menyelesaikan konflik di tengah masyarakat”, Ujarnya.

“Saya harap Bang Taufik mampu menyelesaikan masalah di tingkat bawah, mulai dari perkelahian hingga cekcok rumah tangga. Jangan semua urusan langsung dilempar ke Datok. Di sinilah kemampuan Abang memimpin dusun besar seperti Ar-Rahim ini, dusun nomor dua paling banyak masyarakatnya setelah dusun Ar-rahman,” tegas Datok Penghulu di depan para peserta musyawarah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MDSK, Zulfahar Faisal mengingatkan Taufik agar siap menjadi “garda terdepan” desa selama 24 jam. Ia menekankan pentingnya kehadiran fisik seorang Kadus, terutama saat warga sedang berduka atau mengalami kemalangan.

“Harus siap, mau hujan lebat atau tengah malam ada laporan warga ke Polsek, Kadus harus hadir. Ingat, jangan hanya datang ke tempat orang kaya yang sedang pesta, tapi warga yang miskin juga harus diperhatikan sama rata,” tambahnya.

Komitmen Transparansi 24 Jam

Menanggapi mandat tersebut, Taufik dalam sambutannya menyatakan kesiapannya untuk menjalankan visi-misi yang menitikberatkan pada transparansi dan pendekatan emosional kepada warga. Meski sempat menyinggung soal usia, ia menegaskan bahwa dukungan penuh masyarakat adalah modal utamanya.

“Visi utama saya adalah transparansi dan kebersamaan. Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya butuh bantuan Bapak dan Ibu semua. Pintu rumah saya terbuka 24 jam untuk hal-hal positif dan kepentingan warga. Saya ingin mengedepankan rasa adil agar tidak ada warga yang merasa terpinggirkan,” tutur Taufik.

Sementara itu, dukungan Tokoh Agama, Junaidi turut memberikan restu dan dukungannya. Ia berharap kepemimpinan Taufik mendapat rida dari Allah SWT dan mampu menjaga kolaborasi dengan BKM masjid, terutama dalam pendataan zakat fitrah bulan Ramadhan dan kurban saat idul Adha mendatang.

“Kami mendukung penuh kegiatan positif Pak Taufik. Pesan saya hanya satu: jauhkan perbuatan yang dilarang dan dekatkan perbuatan yang diperintahkan. Selamat bertugas untuk membangun kegiatan agama dan sosial di dusun kita,” pungkas Tok Imam.

Kegiatan tersebut ditutup dengan kesepakatan bulat dari seluruh warga yang hadir, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di Dusun Ar-Rahim.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya: Datok Penghulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua BKM Masjid Babul Huda dan Masyarakat.

Penulis: Jasmani Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *