Tanah Datar, Shootlinenew– Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat memulihkan ekonomi masyarakat pasca bencana alam yang melanda daerah itu pada akhir 2025 dengan membantu pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak.
Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP), Pemkab Tanah Datar berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.
Kepala Dinas KUKMP Tanah Datar, Masni Yuletri, mengatakan dukungan konkret tersebut diwujudkan melalui pemesanan produk UMKM oleh perwakilan Bank Indonesia. Pada Minggu (22/2/2026), Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau memesan 200 paket rendang Sumpur. Sebelumnya, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat juga telah memesan 300 paket produk serupa.
Menurut Masni, meningkatnya pesanan tersebut menjadi bukti kepercayaan terhadap kualitas produk UMKM Tanah Datar sekaligus menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang terdampak bencana.
“Pesanan ini menunjukkan bahwa kualitas produk kita mampu bersaing, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, langkah perluasan akses pasar ini berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal. Selain itu, pemerintah daerah juga menghadirkan berbagai program strategis untuk memperkuat daya saing UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, inovasi pengemasan, hingga perluasan jaringan pemasaran.
Dalam rangka pemberdayaan UMKM terdampak, Pemkab Tanah Datar bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat turut melaksanakan program Sekolah Lapang guna menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Pemerintah daerah berharap, melalui kolaborasi dan dukungan berkelanjutan tersebut, usaha masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana dapat kembali pulih sehingga UMKM bangkit dan ekonomi daerah kembali tumbuh.
(SRB)













