SHOOTLINENEWS.COM | PADANG — Pihak kepolisian merespon cepat kasus pembegalan terhadap seorang wanita pejalan kaki di Kota Padang. Kini, Selasa (31/8/2021), petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang sedang memburu para pelaku yang dalam beraksi mempersenjatai dirinya dengan pedang panjang.
Perburuan terhadap pelaku disampaikan Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda Fernanda, Selasa siang. Peristiwa tersebut ternyata sudah dilaporkan ke petugas, dan dilakukan penyelidikan. “Pelakunya sedang kami kejar,” terang Rico singkat.
Rekaman kamera pemantau jadi barang bukti penting bagi petugas untuk melacak keberadaan pelaku. Dalam rekaman yang viral di media social tersebut, wajah dua orang pelaku terlihat. Satu pelaku yang memakai sweater biru, bahkan sempat mengacungkan pedang kepada korbannya yang seorang wanita. Lalu, satu pelaku lainnya yang memakai jaket krem, ikut mengintimidasi wanita.
Walau dalam berbagai keterangan di media sosial disebutkan kalau pelakunya enam orang, namun dari potongan video yang beredar, pelaku yang tampak beraksi hanya dua orang, selebihnya menunggu di atas motor. Belum dipastikan, apakah yang diproses hanya dua orang atau keseluruhan gerombolan tersebut. Semuanya tergantung bukti yang dimiliki pihak kepolisian nantinya.
Aksi pembegalan oleh enam lelaki yang memakai sepeda motor terhadap seorang wanita yang sedang berjalan di pinggir jalan depan Sekolah Kalam Kudus, Kampung Nias, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, terjadi pada Sabtu (30/8/2021), persisnya sekitar pukul 05.30 WIB.
Bermula ketika seorang wanita yang memakai baju hijau dan celana Panjang hitam berjalan sendirian di pinggir jalan. Tak berselang lama, dari depannya lewat segerombolan orang yang memakai sepeda motor. Salah satu orang dari rombongan tersebut, yang memakai sweater berwarna biru tampak turun dari motor dan langsung mengejar perempuan berbaju hijau.
Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke teras ruko yang lampunya masih hidup. Malang baginya, ruko yang merupakan konter ponsel tersebut dalam keadaan tutup. Di lokasi juga sangat sepi. Selain enam pelaku, tak ada satu pun motor yang tampak lewat.
Awalnya, pelaku yang memakai sweater tampak hanya menakuti sang wanita dengan mengacungkan pedang yang dipegangnya. Setelah wanita tersudut, dia seperti mau pergi, dan naik sepeda motor. Tapi, seorang temannya yang menggunakan jaket krem, tampak dalam video menunjuk-nunjuk si wanita. Tak ayal, pelaku bersweater biru kembali menghampiri wanita, dan seperti mengambil sesuatu dari tangan korbannya itu.
Korban tampak berusaha mempertahankan miliknya, dan berusaha mengelak. Tapi posisinya tersudut di pintu ruko. Mungkin karena takut karena yang membegalnya lelaki yang memakai senjata tajam, dia akhirnya kalah tenaga dan mental.
Setelah berhasil mengambil apa yang dia mau, pelaku langsung tancap gas dan kabur. Sementara, korban terlihat berlari ke pinggir jalan lalu terduduk, seperti berusaha minta tolong kepada warga. Sampai rekaman video habis, tidak terlihat ada warga yang melewati jalan yang memang sunyi jika malam hari itu. (*)














