Tamiang Hulu, Aceh Tamiang | Setiap pasangan yang sudah menikah selalu mendambakan kehadiran buah hati hasil sebuah dari perkawinan, “Anak” adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT yang sepatutnya menjaga sebaik – baiknya layaknya menjaga diri sendiri. Apalagi jika anak tersebut masih balita yang sangat membutuhkan banyak perhatian orangtua.
Namun terkadang ada sebagian orangtua lalai terhadap buah hatinya, sehingga penyesalan pun selalu datang setelah terjadi sesuatu yang menimpa pada buah hatinya. Seperti yang telah terjadi pada dua bocah malang Alfizil Aini (4) dan Zikra Hidayatullah (2), anak dari Suhardi, warga Dusun Makmur, Kampung Alur Tani Satu, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, meregang nyawa dalam sebuah septik tank. Selasa, 02 Januari 202, Kemarin.


“Pada saat itu orang tua mereka diketahui sedang karaoke di dalam rumah.” Ujar Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang, Iptu Untung Sunaryo diruang kerjanya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 09.00 WIB, dan pengakuan dari orang tuanya (Suhardi-red), ia sebelumnya baru saja selesai membersihkan kolam bekas septic tank tersebut dan beristirahat sambil karaoke di dalam rumahnya.
“Beberapa saat kemudian Suhardi tersadar bahwasanya kedua anaknya tidak terlihat di sekelilingnya,” Imbuhnya.
Suhardi mencari kedua anaknya itu di sekitar rumahnya sambari memanggil mereka, namun alangkah terkejutnya Suhardi, ketika dirinya berhasil menemukan keduanya dan melihat mereka sudah berada di dalam kolam bekas saptic tank dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri.
Setelah Suhardi mengangkat keduanya dan membawa mereka ke dalam rumah, Suhardi kemudian memanggil bidan desa untuk memastikan apakah anaknya masih hidup.
“Alhasil tidak seperti yang di harapkan Suhardi, kedua buah hatinya dinyatakan sudah meninggal dunia usai di periksa oleh bidan desa”.













