SHOOTLINENEWS, SOLOK — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini, Bhayangkari Polresta Sawahlunto menyerahkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa penanganan pascabencana.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Ny. Puti Simon bersama jajaran pengurus Bhayangkari Polresta Sawahlunto. Dalam kegiatan itu, rombongan didampingi Kasat Binmas AKP Sugianto, S.H., dan Kasat Sabhara AKP Awalludin.
Kedatangan rombongan diterima Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras dan telur dan lain nya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang masih terdampak bencana galodo.
Ny. Puti Simon mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari Polresta Sawahlunto terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang tengah menghadapi kondisi pascabencana.
“Kami dari Bhayangkari Polresta Sawahlunto bersama jajaran pengurus hadir untuk ikut berpartisipasi membantu masyarakat yang terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok. Bantuan yang kami bawa berupa sembako, di antaranya beras dan telur. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi pascabencana,” ujar Ny. Puti Simon.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Bhayangkari Polresta Sawahlunto terhadap masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, dukungan dari berbagai unsur menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan bencana, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bhayangkari Polresta Sawahlunto yang telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana. Bantuan berupa sembako ini tentu sangat berarti, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa penanganan dan pemulihan pascabencana,” kata Candra.
Ia menegaskan, penanganan dampak bencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Polri dan Bhayangkari, menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung penanganan dampak galodo di Kabupaten Solok. Pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat terus bergerak memenuhi kebutuhan warga terdampak serta mendukung proses pemulihan. STK














