Dari Tanah Datar untuk Masa Depan: Bupati Eka Putra Jemput Dukungan BUMN Bangun Sekolah Rakyat dan Hunian Korban Bencana

  • Bagikan

Batusangkar, Tanah Datar | Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mempercepat pembangunan daerah kembali ditunjukkan Bupati Eka Putra. Kali ini, langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan Staf Khusus Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Khairul Jasmi, untuk menindaklanjuti rencana pembangunan sejumlah proyek strategis, mulai dari Sekolah Rakyat hingga hunian tetap bagi korban banjir bandang.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur legislatif, Bupati Eka Putra mengajak Stafsus BP BUMN meninjau langsung beberapa titik lokasi yang direncanakan menjadi pusat pembangunan baru di Tanah Datar. Langkah ini menegaskan keseriusan daerah dalam memastikan setiap rencana pembangunan benar-benar siap direalisasikan.Pertemuan yang berlangsung di Gedung Indojolito, Batusangkar, Rabu (21/1/2026), turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para asisten, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam menyambut dukungan Pemerintah Pusat melalui BUMN.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan intensif yang sebelumnya dilakukan bersama jajaran BUMN di Jakarta. Dari pertemuan itu, Tanah Datar mendapat kepercayaan untuk menyiapkan sejumlah lokasi strategis yang akan menjadi bagian dari program pembangunan nasional.

“Alhamdulillah, ini hasil komunikasi yang terus kita bangun dengan BUMN di pusat. Kami diberi tugas untuk menyiapkan dan merealisasikan pembangunan di Tanah Datar, di antaranya di Nagari Tanjung Alam dan beberapa wilayah lainnya. Ini peluang besar yang harus kita dukung bersama,” ujar Eka Putra.

Salah satu fokus utama yang disampaikan Bupati adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat di daerah.

Selain sektor pendidikan, perhatian serius juga diberikan pada pemulihan pascabencana. Bupati Eka Putra memaparkan rencana pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Tanah Datar. Bersama Stafsus BP BUMN, Bupati meninjau langsung lokasi yang diusulkan sekaligus menyerahkan proposal pembangunan Huntap yang akan didukung oleh Danantara dan BUMN.

“Ke depan, kita akan terus memperkuat komunikasi dengan kementerian dan lembaga di pusat, termasuk Kementerian BUMN. Kami juga berharap adanya pendampingan langsung dari Stafsus BP BUMN, apalagi beliau putra asli Tanah Datar yang tentu memahami kondisi daerah,” ungkap Eka Putra.

Dukungan terhadap rencana ini juga datang dari DPRD Tanah Datar. Ketua DPRD Anton Yondra menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal dan mendukung penuh program pembangunan yang bersumber dari Pemerintah Pusat, selama manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Yang paling penting adalah keberpihakan program kepada masyarakat. Rencana pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kampung halaman. InsyaAllah, bukan hanya sampai di sini, masih banyak program lain yang akan menyusul ke depannya,” kata Anton Yondra.

Sementara itu, Staf Khusus BP BUMN Khairul Jasmi menyampaikan optimismenya terhadap percepatan pembangunan di Tanah Datar. Ia menegaskan bahwa sejumlah proyek strategis yang diinisiasi melalui BP BUMN dan Danantara akan mendapat dukungan penuh, selama pemerintah daerah menunjukkan kesiapan dan keseriusan.

“Program-program pembangunan di Tanah Datar akan kami dukung sepenuhnya, terutama yang diinisiasi oleh Bapak Dony Oskaria. Kami berharap seluruh prosesnya dapat dipercepat oleh Pemerintah Daerah agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Khairul Jasmi.

Dengan sinergi yang kian erat antara pemerintah daerah, DPRD, dan Pemerintah Pusat melalui BUMN, Tanah Datar kini berada di jalur strategis menuju percepatan pembangunan. Dari pendidikan, pemulihan pascabencana, hingga penguatan infrastruktur, langkah-langkah yang dijalankan hari ini menjadi pondasi penting bagi masa depan daerah yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Youry

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *