SHOOTLINENEWS, AROSUKA — Gelombang bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok masih terus berdatangan. Memasuki hari ke-14 masa tanggap darurat, bantuan kembali disalurkan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Insan Muslimah Masjid Falah, Kubu Nan Limo, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.
Bantuan berupa pakaian tersebut diserahkan oleh perwakilan BKMT, Oma AN, dan diterima oleh David dari Dinas Sosial Kabupaten Solok di posko penanganan bencana.
Kehadiran bantuan dari luar daerah ini menjadi bagian dari rangkaian solidaritas masyarakat yang terus mengalir ke Kabupaten Solok sejak bencana galodo melanda sejumlah wilayah.
David, yang menerima bantuan atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, menyampaikan apresiasi kepada BKMT Insan Muslimah Masjid Falah yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Kontak Majelis Taklim Insan Muslimah Masjid Falah yang telah memberikan bantuan pakaian bagi masyarakat terdampak bencana. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar David.
Menurut David, bantuan yang masuk akan dikoordinasikan dengan unsur terkait untuk memastikan penyalurannya sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Bantuan ini tentunya akan kami koordinasikan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi warga terdampak,” katanya.
Ia menegaskan, Dinas Sosial Kabupaten Solok merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam Satgas Penanganan Bencana, sehingga proses penerimaan, pendataan, koordinasi dan distribusi bantuan menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam penanganan masa tanggap darurat.
“Dinas Sosial menjadi salah satu OPD yang terlibat langsung dalam Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Solok. Karena itu, kami terus melakukan koordinasi bersama unsur satgas lainnya agar bantuan yang datang dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran,” ujar David.
Memasuki hari ke-14, menurutnya, dukungan dari berbagai pihak masih terus mengalir. Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan tingginya solidaritas masyarakat terhadap warga Kabupaten Solok yang terdampak bencana.
“Sampai hari ke-14 ini, bantuan dari berbagai pihak masih terus berdatangan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong yang sangat kami apresiasi,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan perpanjangan masa tanggap darurat selama tujuh hari ke depan. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisi penanganan bencana serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, seluruh unsur Satgas Penanganan Bencana bersama OPD terkait tetap melanjutkan berbagai langkah penanganan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pendataan, distribusi bantuan, pembersihan material bencana hingga pemulihan layanan publik.
Arus bantuan yang masih berdatangan pada hari ke-14 menjadi bagian penting dalam mendukung proses penanganan tersebut. Pemerintah Kabupaten Solok juga terus mengimbau agar bantuan yang datang dapat dikoordinasikan melalui posko sehingga pendistribusiannya dapat dilakukan secara terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Solidaritas belum berhenti. Di tengah perpanjangan masa tanggap darurat tujuh hari ke depan, dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting bagi Kabupaten Solok untuk melewati fase tanggap darurat menuju proses pemulihan. STK












