SHOOTLINENEWS, AROSUKA, — Di tengah masih berlangsungnya masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tetap dirayakan secara sederhana di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok.
Pada pukul 13.15 WIB, kegiatan pemberian ucapan selamat HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Posko Utama Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Solok dan dipimpin langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Momentum tersebut memperlihatkan suasana berbeda. Tidak ada perayaan yang berlebihan, karena seluruh unsur yang hadir masih terkonsentrasi pada penanganan bencana Galodo Arosuka dan pemulihan masyarakat terdampak.
Bupati Solok bersama Kapolres Solok, BNPB RI, BPBD, jajaran TNI, Brimob serta unsur Forkopimda menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap pengabdian TNI, khususnya para prajurit yang hingga kini masih terlibat langsung dalam penanganan bencana di lapangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Solok, Kapolres Solok, perwakilan BNPB RI Ibu Eni, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Perwakilan TNI AL ( Kodaeral II ) padang Kapten Marinir Heri Setiadi , perwakilan Kodim 0309 Solok Letnan Infanteri Suwito, perwakilan Yon TP 951/PM Letnan Infanteri Unismen, perwakilan Brimob Padang Panjang AKP Sulis, serta unsur Forkopimda Kabupaten Solok.
Pemberian ucapan selamat tersebut juga ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh perwakilan TNI. Potongan kue kemudian menjadi simbol sederhana dalam perayaan HUT ke-81 TNI yang berlangsung di tengah situasi tanggap darurat.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada TNI sekaligus apresiasi atas keterlibatan prajurit dalam penanganan bencana.
“Selamat ulang tahun ke-81 TNI. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi seluruh prajurit yang terus hadir bersama masyarakat, terutama dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok,” ujar Bupati.
Menurutnya, suasana peringatan HUT TNI tahun ini memiliki makna tersendiri. Di saat masyarakat Kabupaten Solok masih menghadapi dampak bencana, personel TNI bersama unsur lainnya justru tetap berada di lapangan untuk membantu proses penanganan.
Prajurit TNI terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembersihan material lumpur dan tanah, membantu membuka akses, mendukung evakuasi serta membantu masyarakat di kawasan terdampak.
Kondisi tersebut juga memperlihatkan kuatnya sinergi lintas lembaga. TNI dan Polri bergerak bersama pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Brimob, relawan serta masyarakat dalam menghadapi situasi tanggap darurat.
Karena itu, peringatan HUT ke-81 TNI di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pengabdian prajurit sekaligus gambaran nyata soliditas seluruh unsur dalam menghadapi bencana.
Pemotongan kue yang dilakukan secara sederhana menjadi penanda bahwa di tengah kondisi darurat, ucapan selamat tetap diberikan kepada TNI tanpa mengurangi konsentrasi terhadap tugas utama, yakni membantu masyarakat dan mempercepat penanganan dampak bencana.
HUT ke-81 TNI di Kabupaten Solok tahun ini dirayakan dari posko bencana—sederhana dalam seremoni, tetapi kuat dalam pesan: pengabdian kepada rakyat tetap berjalan, bahkan ketika negeri sedang menghadapi bencana. STK














