BERITA  

Pilih Menyapa Warga Jauh dari Gegap Gempita HUT RI, GOW Kabupaten Solok Salurkan 50 Paket Sembako

SHOTLINENEWS,SOLOK — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok, Ny. Lian Candra, memilih mendatangi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat keramaian perayaan.

Bersama jajaran GOW Kabupaten Solok, Ny. Lian Candra menyalurkan sebanyak 50 paket sembako kepada warga di Dusun Kandang Muntuang, Nagari Talang Babungo, Jumat (28/8/2026). Kegiatan sosial tersebut turut didampingi anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), drh. Basrizal.

Kedatangan rombongan disambut oleh perangkat Nagari Talang Babungo bersama masyarakat setempat.

Berbeda dari berbagai kegiatan yang identik dengan kemeriahan perlombaan dan keramaian, GOW Kabupaten Solok memperingati kemerdekaan dengan menyambangi langsung warga di wilayah yang relatif jauh dari gegap gempita perayaan HUT RI.

Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Lian Candra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanah organisasi sekaligus tanggung jawab sosial yang menyertai perannya sebagai istri Wakil Bupati Solok.

“Peringatan kemerdekaan tidak harus selalu berada di tengah keramaian. Kami memilih datang dan bertemu langsung dengan masyarakat di Dusun Kandang Muntuang agar semangat HUT Ke-81 Republik Indonesia juga dirasakan oleh warga yang berada jauh dari pusat perayaan,” kata Ny. Lian Candra.

Menurutnya, penyaluran 50 paket sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian GOW Kabupaten Solok terhadap masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Ia menegaskan, bantuan itu tidak semata-mata dilihat dari jumlah maupun nilainya, tetapi dari semangat berbagi dan keinginan untuk membangun kedekatan antara organisasi perempuan dengan masyarakat hingga ke tingkat nagari dan dusun.

“Sebagai Ketua GOW Kabupaten Solok dan istri Wakil Bupati, saya memandang kegiatan ini sebagai bagian dari amanah yang harus dijalankan. Kami ingin GOW hadir, mendengar, dan berbagi dengan masyarakat. Walaupun bantuan ini sederhana, mudah-mudahan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima,” ujarnya.

Ny. Lian Candra juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan hanya untuk menyerahkan bantuan. GOW Kabupaten Solok ingin membuka ruang bagi kaum perempuan untuk menyampaikan kebutuhan, persoalan, dan harapan mereka.

Aspirasi yang dihimpun selama kegiatan, lanjutnya, akan diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Solok agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program yang berkaitan dengan perempuan, anak, keluarga, serta kesejahteraan masyarakat.

“GOW merupakan wadah berhimpunnya organisasi perempuan. Karena itu, kami juga berkewajiban mendengarkan aspirasi perempuan di nagari. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan mereka akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah agar memperoleh perhatian sesuai kewenangan dan kemampuan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi PKS, drh. Basrizal, mengapresiasi langkah GOW yang memilih turun langsung menemui masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi dengan tindakan sosial yang memberikan manfaat langsung.

“Kami mengapresiasi kepedulian Ketua GOW Kabupaten Solok beserta seluruh jajaran yang datang langsung ke Dusun Kandang Muntuang. Kehadiran seperti ini memiliki arti penting karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasa didatangi, didengar, dan diperhatikan,” kata Basrizal.

Ia menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena berhadapan langsung dengan berbagai persoalan keluarga, pendidikan anak, kesehatan, ekonomi rumah tangga, dan lingkungan sosial.

Karena itu, menurut Basrizal, aspirasi perempuan yang diperoleh GOW selama berinteraksi dengan masyarakat perlu dicatat dan diteruskan kepada pemerintah daerah. DPRD, sesuai fungsi dan kewenangannya, juga dapat ikut mengawal agar kebutuhan masyarakat memperoleh perhatian dalam kebijakan pembangunan.

“Suara perempuan dari nagari dan dusun harus menjadi bagian dari proses pembangunan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat perlu dihimpun, dipilah berdasarkan kewenangan, kemudian diperjuangkan melalui jalur pemerintahan dan kelembagaan yang tersedia,” ujarnya.

Basrizal berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah lain di Kabupaten Solok, terutama daerah yang relatif jauh dari pusat pelayanan dan kegiatan pemerintahan.

Perangkat Nagari Talang Babungo dan masyarakat menyambut baik kunjungan tersebut. Kehadiran GOW bersama anggota DPRD menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan organisasi perempuan dan wakil rakyat dengan masyarakat.

Melalui kegiatan itu, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Solok tidak hanya hadir dalam bentuk perlombaan dan seremoni. Semangat kemerdekaan juga diterjemahkan menjadi kepedulian, gotong royong, serta kesediaan mendatangi dan mendengarkan warga yang berada jauh dari pusat kemeriahan. STK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *