Breaking News
​Peringati HUT ke-2, Shaka Bahurekso Gelar Jalan Sehat Gratis di Pucuksari, Bupati Kendal Beri Apresiasi Tinggi ​KENDAL – Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., menghadiri kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh organisasi kemasyarakatan Shaka Bahurekso di Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, pada Minggu (26/7/2026). Acara yang berlangsung meriah ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi (HUT) Shaka Bahurekso yang ke-2. ​Turut hadir dalam rombongan, Camat Weleri Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., yang didampingi oleh para Kepala Desa se-Kecamatan Weleri. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Presiden Shaka Bahurekso, R. Bayu Adhi Pamungkas, S.E., CGCAE., beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota. ​Dalam sambutannya, Presiden Shaka Bahurekso, R. Bayu Adhi Pamungkas, menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini menjadi momentum bagi organisasinya untuk mengajak masyarakat terus menebar kebaikan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh kupon undian berhadiah dalam acara ini dibagikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. ​”Alhamdulillah, berkat semangat dan kekompakan dari panitia penyelenggara, acara ini dapat berjalan lancar. Saya juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Ibu Bupati Kendal yang telah berkenan hadir memberikan dukungan secara langsung dan melepas ribuan peserta jalan sehat,” ujar Bayu. ​Sementara itu, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh organisasi kemasyarakatan Shaka Bahurekso. Bupati menilai Shaka Bahurekso secara konsisten mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. ​”Saya sangat mendukung kegiatan Shaka Bahurekso yang selalu aktif menebar kebaikan, membantu pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah, serta menjalin sinergi yang baik. Semoga di usia yang ke-2 ini, Shaka Bahurekso semakin kompak, rukun, dan terus mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Kendal,” ungkap Bupati. ​Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti keunikan ormas ini yang tidak hanya fokus pada kegiatan kemasyarakatan, tetapi juga aktif mempromosikan potensi pariwisata daerah. ​”Shaka Bahurekso ini luar biasa. Setiap kali mengadakan kegiatan touring, mereka bukan sekadar jalan-jalan, tetapi juga konsisten mempromosikan objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Kendal,” pungkasnya. Dalam gelaran tersebut juga semakin terasa suasana kehangatan dan kekeluargaan dengan kehadiran rombongan Shaka Bahurekso Kabupaten Wonosobo dan Temanggung yang dikomandani oleh Khaerul Saleh untuk bergabung dengan anggota Shaka Bahurekso di Kabupaten Kendal. Red: TNI Bersama Rakyat, Satgas TMMD Ke-129 Percantik Lingkungan TK Jorong Buluh Kasok Lima Puluh Kota Kapolres AKBP Agung Tribawanto Bersama Iptu A. Agung Ngurah Wujudkan Polri untuk Masyarakat Kasatker Masudi, ST., MT. dan PPK 2.3 Yan Purwandi, ST. Kawal Rehabilitasi Jembatan Jeruai, Target Fungsional 14 Agustus 2026 Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Perkuat Sinergi dengan PLN UP3 Bukittinggi Jaga Keandalan Listrik
BERITA  

Ratusan Tenaga Kesehatan dan Honorer Pasaman Barat Datangi DPRD, Sampaikan Aspirasi Terkait Status Kepegawaian

Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman Barat saat mendatangi kantor DPRD setempat pada Kamis pagi (30/01).

Pasbar, shootlinenews.com–

Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman Barat mendatangi kantor DPRD setempat pada Kamis pagi (30/01). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi serta meminta DPRD memperjuangkan nasib mereka, menyusul surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) yang menyebutkan bahwa pegawai non-ASN yang tidak terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) terancam dinonaktifkan.

Aspirasi para tenaga kesehatan ini disambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Supriono, bersama beberapa anggota DPRD lainnya di ruang rapat Badan Musyawarah (Bamus). Penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan kondusif.

Salah seorang tenaga kesehatan dari Puskesmas Sungai Aur, Efriwaldi, mengungkapkan bahwa ia bersama 156 tenaga kesehatan lainnya tidak masuk dalam database BKN karena masa kerja sesuai Surat Keputusan (SK) mereka belum mencapai dua tahun hingga 31 Desember 2024. Selain itu, mereka juga tidak bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua karena sebelumnya telah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 namun tidak lulus.

“Kami berharap DPRD Pasaman Barat dapat memperjuangkan nasib kami agar bisa masuk dalam database BKN dan berkesempatan menjadi pegawai PPPK paruh waktu,” ujarnya.

Tak berselang lama, pada Kamis siang, ratusan tenaga honorer dari berbagai instansi pemerintah di Pasaman Barat juga mendatangi kantor DPRD dengan tujuan serupa. Mereka menyampaikan keluhan karena tidak lulus seleksi PPPK dan meminta agar status mereka yang diinformasikan sebagai PPPK paruh waktu dapat diubah menjadi PPPK penuh waktu.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, bersama jajaran wakil dan anggota DPRD lainnya.

Ketua Aliansi R2 dan R3 Pasaman Barat, Haryono, menyampaikan tiga tuntutan utama dalam pertemuan tersebut. Pertama, mereka meminta agar tenaga honorer bisa diangkat menjadi pegawai PPPK penuh waktu. Kedua, jika hanya dapat menjadi PPPK paruh waktu, mereka berharap diberikan peluang untuk menjadi PPPK penuh waktu di masa mendatang. Ketiga, jika tetap berstatus PPPK paruh waktu, mereka meminta agar gaji disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tenaga kesehatan dan tenaga honorer serta mengawal permasalahan ini hingga ke pemerintah pusat.

“Aspirasi yang telah disampaikan akan kami tindak lanjuti. Kami akan berupaya memperjuangkan harapan tenaga kesehatan dan tenaga honorer agar mendapat kejelasan status kepegawaian,” ujar Dirwansyah.

Setelah menyampaikan aspirasi dan menerima tanggapan dari DPRD Pasaman Barat, massa membubarkan diri dengan tertib.(IT)