BERITA  

Sekda Pasbar Doddy San Ismail Resmikan Dapur MBG Sungai Aur, Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

Pasaman Barat, shootlinenews.com

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui peresmian Dapur Makanan Bergizi (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alimin Hasyim Bergizi Sungai Aur, Senin (3/11).

Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, didampingi Camat Sungai Aur, unsur Forkopimca, perwakilan Dinas Kesehatan, BGN, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Usai peresmian, Sekda Doddy bersama rombongan meninjau langsung proses penyaluran makanan bergizi kepada siswa SD Al Hidayah Sungai Aur sebagai penerima manfaat program tersebut.

Dalam sambutannya, Doddy San Ismail menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Alimin Hasyim Bergizi atas kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak sekolah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung program ini. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan menjadi inspirasi bagi dunia usaha serta masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung pendidikan dan kesehatan generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan harian, tetapi bagian dari upaya membangun masa depan anak-anak agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” tambahnya.

Sekda juga mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat agar program MBG dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Pasaman Barat.

“Kami berharap pihak sekolah ikut berperan aktif. Jika ada hal yang perlu dievaluasi, segera dikomunikasikan agar program ini benar-benar memberi manfaat maksimal dan aman bagi anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Alimin Hasyim Bergizi Sungai Aur, Nasrun, menjelaskan bahwa pada tahap awal program MBG telah menjangkau lebih dari 1.000 penerima manfaat dan ditargetkan meningkat hingga 3.000 anak sesuai cakupan wilayah yang ditetapkan.

“Penyusunan menu melibatkan tenaga ahli gizi, tata boga, akuntansi, serta juru masak bersertifikat. Setiap makanan dipastikan higienis dan dipantau langsung oleh ahli gizi setiap hari,” jelasnya.

Ia berharap, dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, program Makanan Bergizi ini dapat berkelanjutan serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan status gizi dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Pasaman Barat.