SUMATERA BARAT | SHOOTLINENEWS.COM – Setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor : 6555/C/HK.00/2021 Tanggal 30 April 2021, Tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksanaan Sekolah Penggerak Pada Lampiran IV No Urut 334 Dra. Irda Suryani.MM mewakili SMA Negeri 2 Lintau Buo keluar sebagai peserta yang lulus mengikuti beberapa tahapan seleksi Sekolah Penggerak.
Dan hari ini sebanyak Empat Guru perwakilan SMA Negeri 2 Lintau Buo Mengikuti Pembukan Pelatihan Dan Implementasi Pembelajaran Program Sekolah Penggerak Tahap I Tahun 2021 Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan , Riset Dan Teknologi Melalui Zoom Meeting, di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Lintau Buo, Senin ( 24/05/2021 ).
Acara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan dan Implementasi Pembelajaran Program Sekolah Penggerak Tahun 2021 secara tatap maya Virtual Zoom Meeting,di buka langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan , Riset Dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, BA.M.BA dan Nara Sumber Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Dr.Iwan Syahril,Ph.D, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini,Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Jumeri,S.TP,M.Si dan dihadiri oleh Pejabat dilingkungan Ditjen, Guru dan Tenaga Kependidikan,Ditjen Pendidkan Anak Usia Dini,Pendidikan Dasar , dan Pendidikan Menengah,Sekretaris Ditjen GTK,Direktur GTK PAUD,Direktur GTK Dikdas,Direktur Dikmen Dikbud,Kepala BP PAUD LPMP Se-Indonesia,Bapak – Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten dan Provinsi Se-Indonesia,Bapak-Ibu Kepala Sekolah yang lolos seleksi sekolah penggerak Se-Indonesia dan Bapak –Ibu KEpala Sekolah,Guru dan Pengawas Sekolah Utusan sekolah yang lulus Sekolah Penggerak Se-Indonesia serta hadirin yang berbahagia .
Kegiatan diawali dengan Pembacaan Walmah Ni’maturrohmah
Menyampaikan susunan acara antara lain :
1. Pembuka dengan Do’a bersama
2. Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya
3. Laporan Kegiatan dan Arahan Kebijakan
4. Sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan , Riset Dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, BA.M.BA sekaligus pembukaan acara .
5. Penutup
Moderator Menjelaskan Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.
Melalui program sekolah penggerak, semua pemangku kepentingan saling berkolaborasi demi meningkatkan kualitas pendidikan. Sekolah penggerak tak hanya mencetak lulusan yang berkualitas akademi saja, melainkan juga memiliki nilai-nilai karakter yang luhur sesuai dengan kepribadian bangsa. Murid-murid yang dihasilkan oleh sekolah penggerak adalah murid yang cerdas dan berkarakter.
Dan selanjutnya pembawa acara membuka dengan membacakan Basmallah dan memanjatkan Do’a seraya acara dapat berjalan dengan Aman dan lancar, setelah itu pembawa acara meminta para hadiri dan peserta Zoom Meeting untuk berdiri menyanyikan lagi Indonesia Raya, setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya semu hadiri dan Peserta Zoom Meeting duduk kembali.
Acara selanjutnya Laporan Kegiatan dan Arahan Kebijakan yang akan disampaikan oleh Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Profesi dan Pembinaan Bapak Dr.Praptono.M.Md.
Dalam Sambutanya Dr.Praptono melaporkan bahwa Pelatihan Kepemimpinan dan Implementasi PEmbelajaran Program Sekolah Penggerak bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang merdeka belajar dimana kegiatan yang dilakukan oleh para guru kita senantiasa harus berpusat pada murid,ada tiga sasaran yang utama dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain :
1. Para kepala sekolah,pengawas dan para perwakilan guru yang tergabung didalam komite pembelajaran
2. Melalui kegiatan ini juga dimaksudkan agar kepala sekolah,pengawas dan para perwakilan guru yang tergabung didalam komite pembelajaran memiliki keterampilan dalam mempasilitasi pelaksanaan in house training dan menjadi penggerak bagi seluruh guru disekolahnya sehingga mampu mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kegiatan ini akan berlangsung selama sepuluh hari dengan pola pelatihan sebanyak 74 jam pelajaran dan sepenuhnya dilakukan dengan moda daring baik singkronus maupun asingkronus.Dan seluruh peserta yang hadir ini terbagi dalam empat kategori antara lain :
Jenjang PAUD perwakilan guru kelompok A dan kelompok B, jenjang SD perwakilan guru tingkat awal,tingkat tinggi dan perwakilan guru mapel umum untuk kelas satudan kelas empat,jenjang SMP untuk perwakilan guru mapel kelas tujuh dan jenjang SMA untuk perwakilan guru mapel kelas sepuluh,jelas Dr.Praptono.
Praptono juga menjelaskan peserta akan diberikan 12 mata diklat yang terdiri dari kebijakan program sekolah penggerak,orientasi pelatihan,pendidikan yang memerdekakan,kerangka kurikulum,capaian pembelajaran,perangkat ajar,asesmen,kurikulum operasionla di satuan pendidikan , dan akan diberikan paket materi tentang pengenalan literasi digital,pelaksanaan in house training di satuan pendidikan, dan peserta juga akan melakukan tes awal serta tes akhir , sekaligus evaluasi penyelenggaraan.Ungkap Dr.Praptono.
Sebelum menutup laporan Dr.Praptono mengucapkan terimaksih atas waktu,tenaga dan pikiran kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dan sekaligus mempersiapkan segala perangkat yang dibutuhkan menuju terwujudnya pendidikan yang berkualitas, dan pada kesempatan ini juga Dr.Praptono memohon kepada Mas Menteri Nadiem Makarim memberikan arahan dan juga secara khusus mohon berkenan kepada Bapak Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka pelatihan ini.Kata Dr.Praptono.
Selajutnya sambutan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Bapak Dr.Iwan Syahril,Ph.D pada kesempatan ini dalam sambutanya Dr.Iwan menyampaikan mengucapkan selamat kepada 2500 dari 21000 lebih kepala sekolah yang telah lolos seleksi program sekolah penggerak angkatan pertama di 111 kabupaten kota.Dr.Iwan menyampaikan Ibu Bapak kepala sekolah yang telah sampai pada tahap ini telah terbukti memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi agen perubahan tranpormasi pendidikan Indonesia,Ungkap Dr.Iwan .
Dr.Iwan juga mengatakan proses seleksi tidak mudah dan penuh perjuangan emang sengaja dibuat demikian, banyak yang berguguran, gagal dan menyerah ,untuk itu Ibu dan Bapak memang memiliki determinasi yang tinggi dan sudah membuktikan semangat juang pantang menyerah, saya juga ingin menyapa Pengawas Sekolah dan Guru dari setiap jenjang dari setiap mata pelajaran yang tergabung menjadi komite pembelajaran, saya yakin bersama kepala sekolah terpilih Ibu Bapak adalah bagian yang terpenting dalam proses pelaksanaan Implementasi Program Sekolah Penggerak .Pelatihan ini akan dipasilitasi oleh Instruktur Nasional,melalui pelatihan ini komite pembelajaran diharapkan memiliki persepsi dan pemahaman yang sama tentang pendidikan yang memerdekakan dan mengimplementasi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik .Komite Pembelajaran juga diharapkan memiliki keterampilan dalam mempasilitasi In House Training dan menjadi penggerak diseluruh guru disekolahnya hingga mampu mengimplementasikan pembelajarn yang berpusat kepada peserta didik.Jelas Dr.Iwan.
Sebagai Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Dr.Iwan sebelum menutup sambutan menyampaikan bahwa Program Sekolah Penggerak ini bukanlah program sekolah unggulan atau bukan program sekolah rujukan seperti dimasa lampau namun program transformasi sekolah dari berbagai macam visi misi sekolah termasuk sekolah-sekolah yang biasa-biasa saja namun ada dari daerah-daerah yang terpencil yang akan kita lihat adalah perubahan proses pembelajaranya.Karena Program Sekolah Penggerak adalah Tranfornmasi pendidikan yang diawali dengan fokus pada SDM pendidik yang unggul,yaitu para Kepala Sekolah,Pengawas Sekolah dan Guru melalui kesungguhan dan komitmen yang terus tumbuh dari SDM pendidik yang unggul inilah kita dapat mempercepat akselerasi dari percapaian profil pembelajaran pancasila yaitu anak-anak Indonesia yang Beriman,Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa,Berakhalak Mulia,yang mandiri,bergotong royong ,bernalar kritis,kreaktif,dan berkebhinekaan global.Dr.Iwan berharap Bapak Ibu yang terpilih dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya maksimalkan pengalaman pelatihan sesi motivasi dan shering pengalaman yang didapat,demonstrasikanlah dan bagilah,praktek baik yang penuh inspiratif kepada semua pemangku kepentingan .Ungkap Dr.Iwan.
Selanjutnya sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan , Riset Dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, BA.M.BA, dalam sambutanya hal senada juga disampaikan Bapak Nadiem Makarim ( Mas Menteri ) menjelaskan saat merancang kebijakan merdeka belajar Nadim memikirkan pendekatan –pendekatan tranformatif dan dapat langsung mengatasi tantangan yang ada salah satu tantangan terbesar adalah rendahnya kwalitas pelayanan yang diterima murid disekolah ,penyebabnya beragam,mulai dari pendanaan,birokrasi,manajemen sekolah,kualitas pendidik,dan tenaga kependidikan .Pendidik dan Tenaga Kependidikan sering kali dalam situasi yang tidak mudah kadang mereka bertanggung jawab memenuhi keutuhan peserta didik dan pada saat yang sama juga terus memikirkan cara untuk mengatasi tantangan tersebut,pada kebanyakan kasus peserta didiklah yang harus merasakan konsekuensinya yaitu kebutuhan meraka yang tidak menjadi prioritas utama .Ungkap Mas Menteri Nadiem Makarim.
Mas Menteri menjelaskan oleh karena itulah kami merancang program sekolah penggerak sebagai penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya,karena program ini menerapkan interpensi kualistik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh sekolah,pendidik dan tentu saja para peserta didik.Sekolah yang menjadi sekolah penggerak akan mengalami percepatan digitalisasi,sekolah akan mendapatkan dampingan yang intensif dan memperolah tambahan anggaran untuk pembelian buku pembelajaran dengan paradigma yang baru,kemudian kompetensi kepala sekolah dan guru dibidang manajemen sekolah serta pengajaran akan meningkat, sehingga memungkinkan meningkatkan mutu hasil belajar dan pencapaian profil pelajar pancasila .Penerapan interpensi melalui sekolah penggerak tidak hanya dilakukan disekolah unggulan saja tapi disemua sekolah,baik Negeri maupun Swasta,Oleh karena itu sekolah – sekolah di 111 kabupten dan kota yang telah terpilih untuk program sekolah penggerak ditahun 2021 ini akan menjadi awal dari upaya untuk menjadikan semua sekolah di Indonesia sebagai sekolah penggerak.Kata Mas Menteri.
Nadiem Makarim mengatakan dengan cita-cita yang ingin kita raih itu kita perlu menetapkan titik permulaan untuk memulai gerakan bersama ,semuanya akan diawali denganSDM sekoah yang unggul yakni Kepala Sekolah dan Guru yang mampu mengemban tugas untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,untuk itu Kementerian Pendidikan menyelenggarkan kegiatan peningkatan kapasitas yang dibuka dengan Bintek Calon Instruktur,kemudian dilanjutkan dengan pelatihan mengenai implementasi pembelajaran bagi guru,serta kepemimpinan dan implementasi pembelajaran bagi kepala sekolah dan pengawas.Mas Menteri yakin Bapak dan Ibu peserta pelatihan ini memahami bahwa kemajuan sekolah dan ekosistem pendidikan itu bergantung sekali kepada kepemimpinan disekolah.Oleh karena itulah kementerian pendidikan ingin mencetak dan melahirkan guru-guru ,kepala sekolah dan pengawas sekolah yang mampu menerapkan Instraktional Leadership menjadi para pemimpin pembelajaran dimana bukan hanya memimpin murid tetapi dapat memimpin sesame guru,memimpin instusi yang namanya sekolah.Jelas Nadiem.
Sebelum membuka Pelatihan dan menutup acara Mas Menteri mengharapkan dapat menyebarkan kembali ilmu yang didapatkan selama mengikuti pelatihan ini kepada rekan-rekan sejawat disekolah masing-masing,dan Nadiem juga ingin menggaris bawahi betapa pentingnya pemerintahan derah sebagai salah satu pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan program pelaksanaan sekolah penggerak ini,karena peran Pemda sebagai pendamping dan pengawas yang akan berlangsung selama tiga tahun dirancang sebagai bagian mekanisme penyampaian masukan perbaikan,sehingga kualitas sekolahpenggerak dapat meningkat.Untuk itu komitmen dari Ibu dan Bapak Gubernur,Walikota dan Bupati untuk mendukung pelaksanaan Program Sekolah Penggerak didaerah kepemimpinan masing-masing akan sangat kami Apresiasi.Kolaborasi yang terbangun diantara kita saat ini harus ditingkatkan karena masa depan ekosistem pendidikan ada ditangan kita,selama kita mau saling bahu-membahu tidak ada tantangan yang berat yang tidak bisa kita hadapi,tidak ada cita-cita yang tidak bisa kita capai,mari bekerja dengan semangat profesionalisme dan bergotong royong untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita diseluruh Indonesia. “ Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar ”Ajak Mas Menteri
Selanjutnya kegiatan gelar wicara kepemimpinan dan implementasi pembelajaran program sekolah penggerak yang akan disampaikan oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Bapak Iwan Syahril dan Bapak Insiyur Wahid Wahyudi selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Bapak Ilyas Sitorus,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara , dan sebagai Nara sumber yang disebutkan untuk menggelar-gelar wicaranya.Yang dimulai dengan pembicara terdahulu Bapak Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Bapak Iwan Syahril,Iwan menyebutkan dalam gelar wicara ini akan mencari Inspirasi dari kepala Dinas yang telah teruji kemampuanya.Dalam gelar wicara ini membicarakan keunggulan-keunggulan dari program sekolah penggerak dan proses pembelajaran yang dilakukan di dua kabupaten yang terpilih sebagai narasumber .MAsing –masing menjelaskan bagai mana upaya meningkatkan kemampuan kognitif kemampuan litarasi dan numerasi dan program-program lainnya yang mampu meningkatkan kemampuan non-kognitif seperti yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.Dan hal-hal lainya di bahas dalam gelar wicara ini.Setelah gelar wicara selesai Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan membacakan sebuah pantun “ Indonesia Penuh Ragam Dan Corak Dari Budaya Suku Dan Bahasa Mari Terus Kita Belajar Berbagi dan Bergerak Demi Masa Depan Generasi Bangsa ” Ucap Pak Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan.
Setelah Mengikuti Pembukan Pelatihan Kepemimpinan Dan Implementasi Pembelajaran Program Sekolah Penggerak Tahap I Tahun 2021 Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan , Riset Dan Teknologi Melalui Zoom Meeting ,Kepala Sekolah dan Guru SMA Negeri 2 Lintau Buo mengikti acara selanjutnya yaitu KP-TKPLB yang tahapanya terdiri dari Tes Awal serta tes akhir , sekaligus evaluasi penyelenggaraan.Untuk SMA Negeri 2 Lintau Buo yang di tunjuk untuk mengikuti tes yaitu : Bapak Prandrio Syaputra,S.Pd Guru Mapel TIK ,Ibu Nina Kemala Nanda,S.Si Guru Mapel Kimia,Ibu Nurahyani,S.Pd Guru Ekonomi dan Ibu Yunis Erni,S.Pd Guru Bahasa Indonesia .Semua kegiatan diikuti dari awal sampai akhir dan kegiatan selanjutnya akan diikuti selama sepuluh hari sesuai jadwal dan hari yang ditentukan oleh panitia dari Kementerian Pendidikan Indonesia .













