Muhammad Bryant, Siswa SDIT Permata Sudah Punya Penghasilan Jutaan Rupiah

  • Bagikan

PADANG | SHOOTLINENEWS.COM — Ayam kate merupakan jenis ayam hias yang sangat digemari, karena ukurannya mini dan bentuk fisik menarik serta memiliki suara yang merdu.

Budidaya ayam kate di Kota Padang tidak akan mengalami kesulitan yang berarti. Yang penting memiliki sedikit halaman maka ternak ayam kate sudah dapat dilakukan. Selain tidak mudah sakit, ayam kate juga memiliki keunggulan.

Dibanding ayam jenis lainnya, karena tubuh mungilnya maka tidak dibutuhkan konsumsi makanan yang berlebihan sehingga menghemat pengeluaran.

Keunggulan lainnya ayam kate lebih mahal harga jualnya dibanding ayam konsumsi dan perkembangan ayam kate ini mulai diikuti dengan semakin banyaknya penggemar ayam kate bagi yang suka berbisnis, peluang budidaya ayam kate sangat terbuka lebar bagi siapa saja yang mau menekuninya.

Mungkin saja salah satu dari kita memandang sebelah mata tentang dunia peternakan. Dengan kecanggihan teknologi sebagian lebih melirik ke sektor bisnis digital.

Namun demikian tidak dengan Muhammad Bryant, Siswa Kelas III SDIT Permata Simpang Haru kini tengah fokus mengembangkan peternakan ayam kate.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh awak media Bryant di dampingi oleh orang tuanya menceritakan bahwa awalnya dikasih sepasang ayam Kate oleh family yakni sekitar tahun 2016 sambil sekolah ia mencoba untuk menjajal keberuntungan dari tenak ayam kate dengan mendirikan MBT Farm yang merupakan singkatan dari namanya Muhammad Bryant Farm.

MBT Farm sendiri yang beralamat di Komplek Aru Indah No.24 parak karakah padang inilah yang nantinya akan menjadi tempat bisnisnya dikemudian hari.

Mulai dari usia 4 Tahun Bryant telah diajari oleh orang tua nya Ajo Yuhardi untuk mulai beternak ayam-ayam hias seperti silkie, poland, Ayam Kate Ceper, Ayam Hutan, Ayam Kate Standard dan beragam jenis ayam lainnya. Kecintaan menernak ayam-ayam hias berawal dari hobi.

“Semua berawal dari hobi, jadi saya suka beternak dan ayam hias memang jadi pilihan saya dibandingkan dengan ayam yang biasa orang lain ternak” ungkapnya.

Berpangkal dari indukan Kate super, Bryant bisa mengembangbiakkan turunan ayam Kate bernilai jual tinggi ketika usianya masih bakalan. Menurut Bryant, ternak ayam Kate selalu menghasilkan duit karena pembeli rutin datang setiap pekan dan indukan ayam betina cepat menetaskan telur.

“Hasilnya ada terus. Saya beli indukan ayam Kate , dan anak-anaknya yang bisa dikembangbiakkan terus. Ternak Ayam Kate mudah saja,” kata Bryant saat di dampingi Oleh Kedua orang tuanya di kawasan Gor agus salim Padang.

Anakan pejantan ayam Kate Ceper usia dua bulan, misalnya, dibanderol seharga Rp 100 ribu per ekor dan anakan Kate Standar Rp. 20 Ribu/ekor.

“Setiap bulan rata-rata omset kotor Rp 2 juta, kadang bisa lebih,” kata Bryant. Menurut dia, hasil peranakan ayam Kate ini kerap dicari para penghobi asal Kota Solok, Padang Pariaman,Paianan.Mentawai. Kota Padang Bahkan pekanbarua dan beberapa kota lain di Pulau Jawa. Sebab, kata Bryant , ayam Kate Ceper atau Kate standarnya punya karakter lebih unggul ketimbang ayam kate lainnya.

Meski terkesan mudah, ia mengingatkan ayam Kate rentan terpapar penyakit, seperti kelumpuhan dan penyakit ngorok. Resepnya, kata Bryant pemilik mesti rajin-rajin membersihkan kandang, menjaga suhu kandang tetap hangat, dan memastikan angin tidak masuk berlebihan lewat ventilasi. Adapun soal kelumpuhan, ia kerap memberikan obat kalsium khusus ayam.

Selain itu, pola ternak ayam Kate sangat simpel. Ia cuma memberi makanan pagi dan sore saban hari, seperti jagung tumbuk, beras merah, dan beras 1. Ia juga menambah asupan vitamin untuk memacu stamina si ayam kate “Saya bersihkan kandang sebulan sekali. Ternak ayam Kate beda dengan ayam pedaging, ayam Kate enggak menimbulkan bau,” kata dia sambil tersenyum manis.

Penulis: FIRMAN WAN IPINEditor: RANK DJAMBAK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *