Terkait Pernyataan Tendensiusnya, Ditanya Soal Data, Ketua DPRD Takalar Malah Bungkam.

  • Bagikan

KAB.TAKALAR | SULSEL  — Sebuah pernyataan “Sangat tendensius” dikeluarkan oleh Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya, di salah satu media Online, membuat banyak media penasaran. Selasa (12/1/2021).

Dalam pernyataannya, Politisi Fraksi PKS ini meminta agar pihak Polda turun tangan melakukan pengusutan atas dugaan Korupsi penyaluran BPNT di Takalar. Pernyataan ini tentunya sangat mengejutkan, karena dikeluarkan oleh seorang pejabat tinggi di Takalar.

Atas pernyataan yang dikeluarkannya tersebut, beberapa awak media termasuk shootlinenews.com lalu berusaha melakukan konfirmasi, awak media ini pun menyambangi ketua DPRD Takalar tersebut keruangannya, namun yang bersangkutan tidak ada di kantor. Awak media ini pun melakukan konfirmasi melalui chat WA, yang menanyakan data apa yang dimiliki sehingga dirinya meminta Pihak Polda turun tangan, namun sayangnya, konfirmasi yang dikirimkan hanya dibaca saja, dan tidak dibalas. Pendamping BPNT Sainuddin yang diklarifikasi terkait pernyataan Ketua DPRD Takalar tersebut, sangat menyayangkannya, karena dirinya mengaku tidak pernah di hubungi dan diklarifikasi langsung oleh yang bersangkutan. “Seharusnya pak ketua DPRD Takalar sebelum mengeluarkan pernyataan seperti itu, harus mencari tahu dulu kebenarannya, bukan langsung mengeluarkan pernyataan, minimal beliau terlebih dahulu menkroscek informasi yang beliau peroleh” Ujar Sainuddin, Selasa (12/1/2021).
Dilain pihak Ketua LSM Barapi Dirman Danker yang diminta tanggapannya atas pernyataan ketua DPRD Takalar tersebut, sangat menyayangkan. “Tidak ada yang salah sebenarnya ketika seseorang mengeluarkan pendapat dan statemen, tetapi pernyataan tersebut harus bisa dipertanggung jawabkan, karena semua harus disertai data, jika dikatakan adanya dugaan korupsi, ketua DPRD harus bisa menguraikan dari segi mananya? Berapa yang dikorupsi, bagaimana modus yang dilakukan”. Urai Danker. Selasa, (12/1/2021). Lanjut dikatakan, “Diberita saya baca, tidak ada disebutkan bagaimana dugaan korupsi tersebut dilakukan, apanya yang dikorupsi, modusnya bagaimana, hanya sebatas pernyataan tanpa data, kan sangat disayangkan kalau sekelas ketua DPRD Mengeluarkan pernyataan tanpa dasar dan tanpa bukti”. Tutup Danker.

Penulis: SILELE | TIM KAB.TAKALAREditor: EBP
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *