BERITA  

Anggota DPRD Pasaman Barat Siap Kawal Usulan Masyarakat Gunung Tuleh

Tiga anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat dari Daerah Pemilihan III saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Gunung Tuleh yang digelar pada Kamis (6/2/2025).

Pasbar, shootlinenews.com–

Tiga anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat dari Daerah Pemilihan III menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Gunung Tuleh yang digelar pada Kamis (6/2/2025). Mereka adalah Drs. Marwasi B, MM (Partai Gerindra), Sulaiman, S.Sos (Partai PKS), dan Netrawati, M.Si (Partai PKB).

Musrenbang ini dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Pasaman Barat Nomor: 000.7.1.4/029/Bappelitbangda/PPEP/I/2025 dan berlangsung selama setengah hari penuh. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Gunung Tuleh Halomuan, S.Sos., Kapolsek Aiptu Joni Indra, unsur Forkopimca, Sekcam Sahdan, para kepala seksi, Penjabat Wali Nagari, Ketua Bamus, Ketua TP-PKK, perwakilan LSM, tokoh masyarakat, pendamping PKH, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Tarkim) Hamdi beserta perwakilan OPD lainnya.

Anggota DPRD Pasaman Barat, Drs. Marwasi B, MM, menyampaikan bahwa kehadiran mereka dalam Musrenbang ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam mengawal aspirasi masyarakat. Menurutnya, Musrenbang memiliki manfaat besar bagi masyarakat Gunung Tuleh, karena seluruh usulan pembangunan berasal dari tingkat bawah sebelum dibahas di tingkat kabupaten.

“Kami hadir dalam kegiatan ini karena Musrenbang merupakan forum penting yang menentukan arah pembangunan ke depan. Usulan yang disampaikan masyarakat akan dirumuskan bersama, baik dalam aspek infrastruktur maupun bidang sosial, ekonomi, kemasyarakatan, dan budaya,” ujar Marwasi.

Sementara itu, Camat Gunung Tuleh, Halomuan, S.Sos., mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Musrenbang, mulai dari tingkat kejorongan hingga nagari. Ia menjelaskan bahwa dalam forum tersebut, sebanyak 35 usulan telah dibahas secara mendalam dan akhirnya disepakati menjadi 20 usulan prioritas untuk diajukan ke Musrenbang tingkat kabupaten.

“Kami berharap anggota DPRD dan OPD terkait dapat terus mendampingi proses ini, sehingga program yang diusulkan dapat terealisasi dengan baik,” pungkas Halomuan.(IT)