Disinyalir Seorang Pria Yang Memakai Peci haji, Laksana PAREMAN KAMPUNG Memaki dan Mendorong Seorang ibu- Ibu

  • Bagikan

PADANG | SHOOTLINENEWS.COM — Kejadian bermula pada hari jumat 11 juni bakda sholad jumat sekitar pukul 13:30, di Mesjid AL-HUDA di Jati Koto panjang kecamatan Padang timur,Kota Padang

Seorang Pria yg memakai peci haji,laksana PAREMAN KAMPUNG memaki dan mendorong seorang ibu yang bernama Ratna Wilis yang akrab di panggil Onang,hingga tersungkur, dan itu jg di alami ibu2 lain sesama pengurus Mesjid,( dimaki dan dikasari)

menurut para saksi mata di tempat kejadian, padahal saat itu ada beberapa kaum bapak2 jamaah Mesjid,tp tidak ada tindakan melerai atau meredakan situasi,

Adapun dalam kejadian itu melibatkan banyak pihak,tp hingga saat ini belum ada tindakan dr penegak Hukum atau pemuka masyarakat untuk mencari penyelesaian baik secara mufakat maupun menempuh jalur Hukum,!

Menurut ibu Ermawati Jamal(saksi mata) beliau sangat menyayangkan kejadian itu dilakukan kaum Pria terhadap kaum ibu ibu didalam rumah ibadah,padahal kami ibu ibu ini pengurus Meajid, pungkas bu Ermawati Jamal menerangkan,!

Adapun saksi mata yang lain Nurmaini,melihat kejadian itu juga menjelaskan kepada awak media,kenapa kami para ibu ibu pengurus Mesjid di perlakukan seperti ini tanpa ada penjelasan yang jelas dari pihak manapun, apa salah kami sebagai pengutus Mesjid,? begitu menurut ibu ibu pengurus Mesjid yg langsung menyaksikan kejadian itu di lokasi kejadian,!

Akibat dari kejadian itu,korban yg bernama ibu Ratna Wilis, saat ini masih mengalami trauma dan merasa sakit di beberapa bagian tubuh,dan merasa ketakutan untuk beribadah ke Mesjid karna perlakuan Oknum jamaah yg bersikap seperti preman,,!!

Dalam hal ini tentunya korban dan para saksi serta warga masyarakat sekitar mengharapkan ada nya tindakan tegas dari penegak hukum, apapun alasannya bahwa ini jelas tindakan kriminal dan melanggar hukum,!

Disisi lain Hendra, suami korban sangat berharap kasus ini segera ditindak lanjuti oleh penegak hukum di negri ini. apa jadinya negri ini jika aksi anarkis seperti ini di biarkan tanpa ada sangsi sesuai hukum yg berlaku di negri ini atau tanpa penyelesaian melalui musyawarah,,! pungkas Hendra menyampaikan,,!!

Dalam perkara ini tentu nya masyarakat menanti titik terang nya,apakah itu melalui jalur Hukum atau musyawarah,

Hingga berita ini di turunkan,banyak LSM dan para awak media yg menyatakan dukungan pada korban dan siap mendampingi serta mengawal kasus ini hingga tuntas baik secara hukum maupun musyawarah,,!!

Andi

Penulis: JON | MIEditor: RD
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *