Hendak Kabur Saat Pengembangan Kasus Narkoba, BNNK Pasbar Beri Tindakan Terarah dan Terukur di Betis MDS

  • Bagikan

 

Pasaman Barat, Shootlinenews.com
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasaman Barat (BNNK Pasbar) terus berupaya mengembangkan kasus 3 pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang ditangkap di sebuah Cafe karaoke kawasan Barang Lingkin, Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, Minggu (22/8/2021) lalu.
Para pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor BNNK Pasbar oleh beberapa anggota BNN Pasaman Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Pasaman Barat, Irwan Effenry Am, SH.,MM.

Dari interogasi terhadap para pelaku oleh Seksi Pemberantasan BNNK Pasaman Barat, didapatkan tambahan informasi keberadaan barang bukti narkoba jenis lainnya yang masih disembunyikan.

Kepada media, Kepala BNNK mengatakan “Kita terus lakukan pengembangan kasus bandar narkoba tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Tersangka Malik Pgl Denden pada hari Kamis (26/8) sekira pukul 02.30 WIB, diperoleh Informasi bahwa tersangka Marta Diyanri Sagala (MDS) Pgl Yanri masih menyimpan Narkotika Jenis Sabu serta 1 buah timbangan di sebuah rumah kebun milik Malik Pgl Denden di daerah Desa Baru,” urai Irwan Effenri Jumat (27/8) di Simpang Empat.

Selanjutnya sekira pukul 10.00 WIB anggota pemberantasan BNNK Pasaman Barat langsung melakukan pengembangan ke tempat yang dimaksudkan tersebut, setibanya di daerah Ranah Batahan kemudian dilakukan koordinasi dengan Polsek Ranah Batahan guna membackup anggota BNNK Pasaman Barat.

“Pada Kamis kemaren, tanggal 26 Agustus 2021 pukul 11.00 WIB. Kita telusuri jalan kaki ke lokasi yang jauh dari perkampungan, di Kenagarian Desa Baru,” ungkap Irwan yang memimpin langsung Operasi pemberantasan Tindak Pidana Narkotika LKN 03 BNNK Pasaman Barat.

Lebih lanjut, Pihaknya bersama dengan Kapolsek Ranah Batahan dan 2 anggota Polsek Ranah Batahan langsung menuju ke pondok kebun di daerah Desa Baru dan setibanya dipondok tersebut langsung dilakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti narkoba.

Dari hasil penyisiran TKP, ditemukan 1 (satu) paket sedang narkotika jenis sabu, 1 (satu) butir pil ekstasi yang telah di bungkus, 1 plastik hitam yang didalamnya berisi plastik klip warna bening, 2 buah kaca pirek berbentuk cembung, 2 buah kaca pirek bekas pakai yang masih ada sisa sabu, 1 buah alat hisap berupa bong yang terbuat dari kaca, 1 buah sendok plastik yang terbuat pipet plastik ukuran kecil, 1 buah sendok plastik yang terbuat dari pipet plastik ukuran sedang,” jelasnya.

Saat penelusuran diperkebunan tersebut, tersangka MDS berupaya kabur sehingga petugas BNNK lakukan tindakan terarah dan terukur. Menyebabkan betis sebelah kiri bandar Narkoba itu mengeluarkan bercak merah.

“Pelaku MDS terpaksa kita lumpuhkan. Timah Panas yang bersarang di kakinya, sudah dikeluarkan oleh medis dan sudah dibalut perban” ungkap Irwan.

lebih lanjut, Irwan mengatakan “Sekira pukul 23.00 Ryan Ferdana Panggilan Ryan memberikan kesaksian, bahwa Malik Pgl Denden pada hari Minggu 22 Agustus 2021 pada saat setelah diamankan oleh anggota BNNK Pasaman Barat, Deden menyerahkan 1 bungkus plastik yang didalamnya berisi benda seperti Obat dan menyuruh Ryan untuk membuangnya.

“Berdasarkan kesaksian tersebut Anggota BNN langsung melakukan penggeledahan di Mobil Dinas BNN dan berhasil menemukan 5 (lima) butir pil ekstasi berbentuk piramida berwarna kuning.

“Sebanyak lima butir pil ekstasi tersebut diakui oleh tersangka Malik Pgl Denden merupakan Pil milik Marta Dyanri Sagala Pgl Anri,” sambung Irwan.

Selanjutnya setelah menemukan dan mengamankan barang bukti tersebut kemudian para pelaku dibawa ke kantor BNNK Pasaman Barat guna dilanjutkan proses penyidikan selanjutnya.

#WarOnDrugs
#Hidup100persenTanpaNarkoba    #PasbarBersinar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *