BPJN 2 SUMBAR | Kabar baik bagi masyarakat dan seluruh pengguna jalan lintas Padang–Solok–Sawahlunto. Pekerjaan perkerasan beton pada ruas jalan nasional di Nagari Talang, Kabupaten Solok, kini telah selesai dilaksanakan. Setelah melalui tahapan pekerjaan dan pengaturan arus lalu lintas, jalur tersebut kembali dibuka untuk kendaraan dari dua arah sehingga mobilitas masyarakat berangsur normal. Penyelesaian pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional, Rabu (4/11/2026).
Rampungnya pekerjaan tersebut tidak hanya menjadi kabar menggembirakan bagi pengendara, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang setiap hari mengandalkan ruas Padang–Solok–Sawahlunto sebagai jalur utama perjalanan, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi barang dan jasa. Kembalinya akses dua arah di kawasan Nagari Talang diharapkan mampu mengurangi hambatan perjalanan yang sebelumnya terjadi selama pekerjaan berlangsung.
Di balik penyelesaian pekerjaan tersebut, perhatian tertuju pada peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1, Zulfikar Kurniawan, yang menyampaikan informasi perkembangan pekerjaan melalui publikasi resmi BPJN Sumatera Barat. Penyelesaian perkerasan beton menjadi salah satu tahapan penting dalam program preservasi jalan nasional untuk mempertahankan kemantapan konstruksi, meningkatkan kenyamanan berkendara, serta mendukung keselamatan seluruh pengguna jalan.
Zulfikar Kurniawan melalui informasi yang disampaikan dalam publikasi BPJN Sumatera Barat menegaskan bahwa pekerjaan perkerasan beton di Nagari Talang telah selesai dan arus lalu lintas kini dapat kembali dilalui melalui dua arah. Informasi ini sekaligus menjadi bentuk keterbukaan kepada masyarakat mengenai perkembangan pekerjaan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas perjalanan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan program tersebut, koordinasi di lingkungan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Barat juga menjadi bagian penting. Kasatker BPJN 2, Mashudi, turut menjadi unsur pimpinan satuan kerja yang disebut dalam pemberitaan ini, seiring pelaksanaan program preservasi jalan nasional yang membutuhkan pengawasan, koordinasi teknis, serta pengendalian pekerjaan agar hasil pembangunan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Pekerjaan perkerasan beton merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas struktur jalan, terutama pada bagian yang membutuhkan penanganan untuk menjaga daya dukung dan kondisi permukaan. Dengan selesainya pekerjaan di Nagari Talang, diharapkan kondisi jalan semakin mendukung kelancaran kendaraan yang melintas pada jalur strategis penghubung Kota Padang, Kabupaten Solok, hingga Sawahlunto.
Ruas Padang–Solok–Sawahlunto memiliki arti penting bagi konektivitas wilayah Sumatera Barat. Jalur ini menjadi salah satu akses utama masyarakat, kendaraan angkutan, pelaku usaha, serta distribusi kebutuhan pokok. Karena itu, pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kelancaran roda perekonomian dan hubungan antardaerah.
BPJN Sumatera Barat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, terus menjalankan program preservasi jalan nasional guna menjaga kemantapan infrastruktur. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jalan, memperkuat ketahanan konstruksi, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan negara.
Meskipun arus lalu lintas telah kembali dibuka dua arah, pengguna jalan tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta memperhatikan kondisi jalan selama perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama, terlebih pada kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi pekerjaan konstruksi.
Rampungnya perkerasan beton di Nagari Talang menjadi bukti pentingnya kesinambungan program preservasi infrastruktur jalan nasional. Melalui peran PPK 2.1 Zulfikar Kurniawan bersama jajaran Satker BPJN 2 di bawah koordinasi Kasatker Mashudi, diharapkan kualitas pelayanan jalan nasional di Sumatera Barat semakin baik, mobilitas masyarakat semakin lancar, dan konektivitas antardaerah terus terjaga. Bina Marga, Mengelola Jalan, Menyambung Negeri. Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat.
TIM









