BERITA  

SUMBAR ZI 34, Terobosan Polda Sumbar Pacu 34 Satker Raih Predikat WBK/WBBM Tahun 2027, Reformasi Birokrasi Didorong Menyentuh Seluruh Jajaran

POLDA SUMBAR | Polda Sumatera Barat mulai mengakselerasi pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui proyek perubahan bertajuk “SUMBAR ZI 34”. Program strategis yang digagas peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIX Tahun 2026, Pembina Mardi Nurmal, S.E., M.M., tersebut menargetkan 34 satuan kerja (satker) yang belum meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) agar siap diusulkan pada tahun 2027.

Berdasarkan data hingga 2025, dari total 44 satker di lingkungan Polda Sumbar, baru 10 satker yang telah memperoleh predikat Zona Integritas. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya percepatan pembenahan secara menyeluruh, sehingga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik berkualitas tidak hanya terpusat pada satuan kerja tertentu, tetapi dapat diterapkan secara merata di seluruh jajaran.

Proyek SUMBAR ZI 34 dirancang bukan sekadar mengejar pencapaian administratif atau pemenuhan dokumen penilaian. Program ini membangun sistem percepatan terintegrasi melalui tujuh pilar utama, meliputi pemetaan kesiapan satker, pendampingan terarah, pemantauan berbasis sistem digital, peningkatan kompetensi personel, pertukaran praktik baik, serta penguatan dan pelembagaan budaya integritas. Dengan pendekatan tersebut, setiap satker dapat mengetahui kekurangan, memperbaiki kelemahan, dan mengukur perkembangan secara berkelanjutan.

Karorena Polda Sumbar, Kombes Pol Deni Yuhasdi, S.H., S.I.K., selaku mentor proyek perubahan, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, pembangunan Zona Integritas harus menjadi gerakan bersama yang menyentuh seluruh lapisan organisasi. Ia menegaskan bahwa SUMBAR ZI 34 merupakan jawaban atas kebutuhan reformasi birokrasi, bukan hanya pemenuhan persyaratan administratif, melainkan upaya menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dukungan juga disampaikan Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H. Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan institusi. Melalui inspeksi kesiapan, pembinaan berjenjang, serta pengakuan terhadap kemajuan masing-masing satker, seluruh personel diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, profesional, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Komitmen serupa datang dari Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., dan Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. Keduanya menyatakan kesiapan mendukung akselerasi pembangunan Zona Integritas melalui pembenahan internal, pemenuhan persyaratan, peningkatan kualitas pelayanan, serta keterlibatan seluruh tingkatan organisasi, termasuk Polsek. Upaya tersebut diharapkan melahirkan pelayanan yang transparan, responsif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Program ini sekaligus diarahkan untuk mengatasi berbagai kendala yang selama ini menghambat pencapaian predikat WBK/WBBM, mulai dari belum meratanya pemahaman terhadap ketentuan, ketidaklengkapan dokumen pendukung, belum terintegrasinya sistem pemantauan, hingga terbatasnya pertukaran pengalaman antarsatker. Melalui pendampingan berdasarkan tingkat kesiapan, pemantauan perkembangan secara digital, dan replikasi praktik baik dari satker yang telah berhasil, SUMBAR ZI 34 diharapkan mampu membangun standar kerja yang lebih terukur dan konsisten.

Target tahun 2027 menjadi momentum untuk memperkuat perubahan budaya organisasi di lingkungan Polda Sumbar. Keberhasilan pembangunan Zona Integritas pada akhirnya tidak hanya diukur dari predikat yang diperoleh, tetapi juga dari integritas personel, kualitas tata kelola, keterbukaan, akuntabilitas, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Dengan dukungan pimpinan dan seluruh jajaran, SUMBAR ZI 34 diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan menuju institusi kepolisian yang bersih, profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *