KLB Partai Demokrat Deli Serdang Menjadi Salam Terakhir Moeldoko Pada SBY

  • Bagikan

BOGOR | SHOOTLINENEWS.COM – Mendengar…Melihat dinamika yang berlangsung diinternal partai Demokrat salah partai politik yang diawal tahun 2008 menjadi matahari Politik baru dinegeri ini, yang menjadi partai rebutan para calon legislator mengulang fenomena Mega bintang diawal tahun 2000.

Hal ini terjadi karena siapapun calon legislatornya yang diusung Partai Demokrat akan mudah melenggang keparlemen.

Karena kepercayaan rakyat tinggi pada waktu itu.Karena partai Demokrat sangat effektive menggunakan komunikasi politiknya.

Tiba tiba dengan waktu yang sangat cepat dari embrio rumours..menjadi sebuah kenyataan.isu kudeta, pemecatan top kader2nya dan terjadi KLB yang dalam hitungan menit menetapkan jendral purn.

Moeldoko yang sedang menjabat sebagai Kepala KSP menjadi ketua umum yang baru.

Penerima adhimakayasa AKABRI tahun 1981 ini. telah menggabungkan motto para jenius strategi militer seperti VINI VIDI VICI dari Julius Caesar dizaman Romawi kuno, Bliztkriegnya.

General pansertroopen Heinz Guderian diperang Dunia ke 2.

Strategi militer yang diterapkan Moeldoko didunia politik praktis ini sangat efisien walaupun sangat jauh dari sudut moralitas etika politik.

Tetapi secara umum berhasil membuat dampak kejut diiklim politik Nasional.

Walaupun sebenarnya perjalanan karir sebelumnya Moeldoko dilingkungan militer sangat mengejutkan termasuk cepat luar biasa setelah Susilo Bambang Yudhoyono memegang kekuasaan eksekutif sebagai presiden RI ditahun 2004.

Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 itu melesat namanya sejak menjabat Kasdam Jaya (2008).

Pada tahun 2010, dia mengalami tiga kali mutasi jabatan untuk bintang dua kenaikan pangkat mulai dari Pangdiv 1/Kostrad (Juni-Juli 2010), menjadi Pangdam XII/Tanjungpura (Juli-Oktober 2010) dan Pangdam III/Siliwangi (Oktober 2010-Agustus 2011).

Agustus 2011 alumni Akabri 1981 menjabat diluar jalur komando militer sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Februari 2013 menjabat Wakasad hingga 3 bulan Maret 2013 kemudian menjadi Big Boss Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Tentara Angkatan Darat (KSAD) TNI 22 Mei 2013.

Pada waktu moeldoko menjabat Wakil Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas), banyak analis militer dinegeri ini yang tidak memprediksi Moeldoko menjadi KSAD apalagi menjadi pengganti Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono sebagai Panglima TNI.

Semua ini dilepas dari campur tangan dari SBY yang merupakan seniornya diAkabri dan sama2 Penerima adhimakayasa Akabri sebagai lulusan terbaik dimasanya.

Sudah menjadi rahasia umum sejak SBY menjadi Presiden RI 2 periode para lulusan terbaik Akabri baik dari unsur TNI dan POLRI
Selalu menjadi pucuk pimpinan dimasing matranya.bisa diguraukan sebagai Era Adhimakayasa.

Hanya tiga bulan berselang setelah menjabat Kasad, Presiden SBY menetapkannya sebagai calon tunggal Panglima TNI untuk kemudian mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR-RI.

BRAVO JENDRAL untuk pak Moeldoko yang menerapkan dengan baik motto NavySeal team US NAVY” individual plays the game but the team beat the odds” dikonflik internal partai Demokrat..dan memberikan salam terakhir pada ketua umum dan pembina Partai Demokrat sebelum KLB di Deli Serdang Sumatera Utara ” the only easy day was yesterday”.

Ini suatu contoh kasus yang baik dalam pembelajaran budaya politik di Indonesia negerinya para Dewa Dewi.

Bogor, 6 Maret 2021
Vaza Fernantha
Pengurus DPP AWDI
( Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia)
Pengurus lembaga kajian
MITRA BANGSA SEJATI

Penulis: DON VF | JAWABARATEditor: DVF
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *