TASIKMALAYA | SHOOTLINENEWS.COM — Prima Diki, Penggagas aliansi mahasiswa Tasikmalaya Selatan, menilai ada sejumlah capain yang patut diapresiasi oleh semua pihak dalam 100 hari pertama kerjanya.
Menurut Prima Diki, Penggagas aliansi mahasiswa Tasikmalaya Selatan , 100 hari Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ada sejumlah capain yang patut diapresiasi oleh semua pihak.
Pertama, ada puluhan kasus mafia tanah di bongkar dan juga di tersangka-kan. Hal ini sebagaimana yang telah disampaikan oleh Satuan Tugas Mafia Tanah Polri. Bahwa tengah menyelesaikan 37 kasus yang menjadi target penyelesaian di program kerja 100 hari Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Tentunya ini capaian yang luarbiasa,” ujar Prima Diki
Penggagas aliansi mahasiswa Tasikmalaya Selatan.
Kedua lanjut Prima Diki, program Presisi Kapolri Sigit berhasil meningkatkan kepuasan masyarakat secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2020.
Hal ini sebagaimana yang rilis oleh Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) melakukan survei terhadap tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Polri di bawah kendali mantan Kabareskrim Polri ini.
Hasilnya, sebanyak 84,2% masyarakat mengaku puas atas program Presisi Kapolri menjelang 100 hari yang sudah diimplementasikan di tengah masyarakat. “Kami melihat ada kenaikan cukup signilfikan bila dibanding dengan 2020. Dimana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berada pada angka 82,9%,” lanjutnya.
Ketiga, konsolidasi Kamtibmas selama 100 hari meningkat, dengan ditandai dengan berkurang tingkat kekerasan di masyarakat yang signifikan.
Prima Diki berujar, Ini menunjukkan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo punya terobosan yang luarbiasa. Selain itu, menariknya Kapolri Jenderal Listyo Sigit membentuk Posko Presisi di Mabes Polri. Posko ini bertujuan untuk memantau dan mengukur kinerja jajaran Polda hingga tingkat polsek dalam menjalankan program transformasi Polri, yakni Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan.
“Posko Presisi ini tentu saja sangat diharapkan terbentuk disejumlah wilayah diseluruh Indonesia, dengan begitu, Polri mampu menakar tingkat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui analisis berdasarkan pengetahuan, data, dan metode yang tepat sehingga dapat dicegah sedini mungkin di tambah dengan adanya dukungan aplikasi Dumas presisi, E PPNS Online, SP2HP Online,” tambahnya.
Cuma saya yang rasa orang orang yang di bawahnya dan masyarakat pada umum tidak semua rata mengerti tentang keberangkatan kinerja di hal teknologi ini, maka harus benar benar di sosialisasi kan dan ini menjadi tugas yang cukup berat untuk kapolri,
Namun kita siap mendukung bersinergi dengan program beliau agar terciptanya ketertiban yang aman pada seluruh masyarakat Indonesia.
Dan yang terakhir menurut Diki, ditengah maraknya gerakan terorisme, Kepolisian Republik Indonesia berhasil membongkar sel-sel terorisme yang mengganggu keamanan nasional , lebih bagus lagi dengan adanya aplikasi peta digital konflik itu akan mempermudah melakukan pemetaan kondisi aman dan rawan di seluruh wilayah indonesia yang berpotensi terjadi konflik, sehingga kondisi tersebut dapat di ketahui sejak dini dan di cegah agar tidak sampai terjadi konflik.
“ditambah lagi dengan adanya penangkapan dimana-mana. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam 100 hari ini juga telah menunjukkan sinergitas antar institusi negara dalam pemberantasan terorisme,” pungkas Penggagas Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya Selatan, Prima Diki.










