Cuaca Ekstrim, DLH Pasbar Pangkas Pohon Lapuk dan Beresiko Tumbang

  • Bagikan

Pasbar, Shootlinenews.com

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasaman Barat melakukan pemangkasan pohon pelindung jenis Mahoni guna mengurangi resiko bagi pengguna jalan, karena sudah banyak dahan pohon yang mengarah ke jalan raya.

“Pemangkasan dilakukan disepanjang jalan nasional Bandarejo-Jambak sebagai upaya keselamatan pengendara yang melewati jalan ini,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasbar, Armi Ningdel Spd. MM didampingi Kabid Kebersihan dan Pertamanan Andika saputra, SE. MM di Jambak, Sabtu Sore (19/11).

Dikatakannya, pemangkasan dilakukan karena sudah banyak dahan pohon yang mengarah ke jalan, sehingga nantinya dikuatirkan bisa mencelakakan pengguna jalan, belum lagi banyaknya pohon pelindung yang sudah tua dan lapuk.

“Pemangkasan pohon yang sudah menjulang tinggi dan lapuk kita lakukan karena sangat rawan patah dan menimpa pengendara dan warga sekitar. Apalagi sekarang cuaca ekstrim musim hujan dan angin kencang, beresiko pohon tumbang” katanya.

Menurutnya, dengan dilakukan pemangkasan, pohon tersebut nantinya akan menjadi rindang dan mengeluarkan dahan baru, sehingga warga nyaman dalam melewati jalan itu.

Ia mengungkapkan, pemangkasan pohon pelindung juga akan dilanjutkan ke sekitar kawasan perkantoran , karena pohon sudah tua dan lapuk. Untuk melakukan hal itu, pihaknya terkendala dengan peralatan mobil tangga (crane) dan jadwal pemutusan arus listrik PLN secara bergilir.

Menurutnya pihaknya bekerja sama dengan PLN dan Dinas Perhubungan untuk memantau dan melaporkan apabila ada ranting pohon atau dahan pohon yang menutupi rambu lalu-lintas atau menutupi Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Kita sangat hati-hati karena dekat pohon itu ada tiang listrik sehingga perlu koordinasi dengan pihak PLN,” katanya.

Pihaknya sangat selektif dan sangat berhati-hati dalam memangkas pohon karena keberadaan pohon juga sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan hidup sekitar.

Di samping berfungsi sebagai penyimpan air bersih di dalam tanah pohon juga berfungsi sebagai pengkonversi zat Carbon (CO2) ke dalam Oksigen (O2) yang sangat di butuhkan oleh mahluk hidup, terutama manusia.

Untuk itu, tambah, Kepala Bidang Kebersihan dan Taman Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat Andika Saputra perlu adanya upaya yang seimbang antara keselamatan warga akibat pohon tumbang dan pohon perlindungan sebagai upaya untuk memperindah kawasan pusat kabupaten juga sebagai fungsi pelestari lingkungan hidup,

“Kita di Dinas Lingkungan Hidup sangat memperhatikan keberadaan pohon juga kami memperhatikan sebagai keindahan dan keselamatan warga masyarakat juga sangat kami pertimbangkan,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat dengan secara bersama-sama untuk menjaga dan merawat pohon yang berada di Pasaman Barat sehingga tercipta suasana yang rapi, asri dan lestari.

“Mudah-mudahan upaya kita ini dapat didukung oleh masyarakat sekitar dan pengendara,” harapnya.

Sebelumnya di jalan lintas itu dahan pohon pelindung patah dan menimpa pengendara mengakibatkan jatuh korban.

(Ari)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *