SURABAYA | SHOOTLINENEWS.COM — Daming Laisow yang merupakan Presiden Mahasiswa BEM Universitas Dr. Soetomo Surabaya ( BEM Unitomo) menilai dan mengapresiasi terhadap kinerja Kapolri Jendral Listyo singit Prabowo dalam 100 hari setelah di Lantik oleh presiden Joko widodo pada 27 Januari 2021,
Menurut Daming Laisow 100 hari Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ada sejumlah capain yang patut diapresiasi oleh semua pihak.
Pertama Daming mengapresiasi terhadap Jendral Listyo Sigit Prabowo karena dalam masa beliau pak Listyo mampu mengembalikan marwah kepolisian di tengah masyarakat lagi, bahwa pak Listyo mengatakan bahwa Kapolri akan bekerja secara transparan dan mampu memberikan penegak hukum secara berkeadilan, ini lah yg luar biasa bahwa pak Listyo menerapkan sistem didalam kepolisian secara transparan terbuka.
“Tentunya ini capaian dan harapan yang luar bisa yang selama ini kita harapkan ,” ujar Daming Laisow yang merupakan Presma BEM Unitomo.
Dan didalam 100 hari kerja pertama pak Listyo Singit Prabowo meluncurkan 16 program yang luar biasa didalam program ini beliau mampu menjawab tanggan zaman 4.0 dalam kepolisian
Daming menilai yang menjadi luar biasa adalah penerapan sistem Elektronik tilang atau E-Tilang, ini adalah suatu hal yg bagus karena beliau mampu menjawab tantangan zaman 4.0 berbasis teknologi dan dengan sistem ini pun berarti indeks pungli yang akan terjadi di lapangan akan berkurang sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Kemudian kami juga mengapreasiasi dengan adanya aplikasi Dumas Presisi,SP2HP Online , E-PPNS yang mampu mempermudah masyarakat untuk semakin dekat dengan layanan Polri. Dan juga kami siap mendukung dan bersinergi agar program unggulan bapak Kapolri bisa tersosialisasikan kepada masyarakat terutama masyarakat 3T (Terluar,Terpencil,Terdalam)
Selanjutnya suatu apresiasi terhadap pak Listyo Sigit Prabowo adalah beliau berjanji bahwa Polri akan siap menerima kritik, bagaimana Polri kedepan bisa menjadi Polri yang adil, Polri yang jujur, Polri yang siap untuk dikritik dan Polri yang transparan. Ini yang luar biasa menurut saya, bahwa Polri saat ini siap untuk menerima aspirasi dari masyarakat demi masa depan Polri dan juga agar Polri mampu mengetahui kekurangan dari Polri tersebut.
Terakhir menurut Daming Laisow , ditengah maraknya gerakan terorisme dan intoleransi, Kepolisian Republik Indonesia berhasil membongkar sel-sel terorisme yang mengganggu keamanan nasional hal itu menandakan bahwa Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam 100 hari ini telah menunjukkan sinergitas antar institusi negara dalam pemberantasan terorisme.














