Pasaman Barat, Shootlinenews.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melaksanakan pembinaan kelompok siaga bencana di Nagari Ujunggading Kecamatan Lembah Melintang pada Senin 04 September 2023.
Di sampaikan kepada awak media langsung Kalaksa BPBD Armi Ningdel didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD kab Pasaman Barat Zulkarnain bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan di 15 nagari di Kabupaten Pasaman Barat.
Dalam kegiatan tersebut disambut baik oleh pihak Nagari Ujunggading dengan di hadiri wali nagari daripada Kelompok siaga bencana ini adalah merupakan ujung tombak dari penanganan kebencanaan di tingkat nagari
Kegiatan tersebut di hadiri oleh 17 orang anggota kelompok siaga bencana dan 3 orang dari perangkat nagari Ujunggading.
“Kita ketahui Pasaman Barat sangat rentan dengan potensi bencana dimana hasil kajian resiko bencana yang telah disusun bersama pihak Universitas Negeri Padang bahwa dari 12 jenis kebencanaan ternyata Pasaman Barat memiliki semua jenis kebencanaan yang da
Pasaman Barat terdiri dari 11 kecamatan yang letaknya secara geografis ada di pesisir pantai dan di daerah pengunungan, ” ungkap Zulkarnain di Simpang Empat, Rabu.
“Dengan kondisi tersebut Pasaman Barat sangat berpotensi terhadap bencana Gempa bumi sunami longsor banjir bandang likuivaksi angin puting beliung, kegagalan teknologi epidemi kalhutra dan kekeringan di musim kemarau,, ” jelasnya.
Pasaman Barat berada pada 0 diatas permukaan laut sampai lebih kurang 2.900 di atas DPL. Pasbar merupakan daerah tertinggi di Sumatera Barat.
“Kita berharap kepada seluruh stake holder dan masyarakat agar selalu siaga dalam melaksanakan kegiatan karena bencana adalah hal yang pasti terjadi dan kita tidak mengetahui kapan dan dimana akan terjadi” ucapnya.
“Kami berharap agar seluruh kelompok siaga yang telah di bentuk oleh nagari di seluruh nagari di kabupaten Pasaman Barat dapat terus ber inovasi dan memberikan informasi kepada masyarakat dan pemerintah sehingga penanganan kebencanaan. Di bumi Tuah Basamo ini bisa kita minimalisir atas korban dan kerugian yang di alami masyarakat Kita, ” tutupnya.
(Dodi)














